Harian Republik

Telinga Pramugari Nur Febriyani Berdengung Usai Dipukul

Pramugari Sriwijaya Air, Nur Febriyani tidak menduga akan mengalami kekerasan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Daerah Provinsi Bangka-Belitung, Zakaria Umarhadi. Gara-garanya menegur Zakaria agar mematikan handphone, sepupu Indra Bekti ini menerima beberapa kali pukulan di bawah telingganya. "Bapak itu turun paling belakangan, dia marah-marah kurang jelas. Jangan kasar kamu lain kali lebih sopan," kata Febri saat menceritakan kejadian pemukulan yang dialaminya di Kemang Utara, Jakarta Selatan, Jumat (7/6). Setelah emosinya tak terkontrol, Zakaria kemudian memukul Febri. "Kemudian dia pukul pipi saya. Kemudian saya mau lapor ke captain. Karena apapun yang terjadi di belakang captain harus tahu. Dia tahan dan dorong saya," ujar Febri. "Lebih kencang ke arah telinga. Saat itu yang saya denger telinga saya ngung-ngung. Jarak teleponnya 1,5 meter dari saya," jelas Febri. Melihat tindakan kasar yang dilakukan oleh Zakaria, beberapa teman Febri langsung teriak. "Saya lapor ke captain. Teman-teman teriak bilang tangkap bapak itu. Saya lapor ke depan captain," ujarnya. Zakaria kini sudah ditahan oleh polisi atas perbuatannya. Zakaria Umar dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.
Share this post :

Posting Komentar

Pasang Iklan Disini

 
Support : Creating Website | Jasa Buat Web Murah
Copyright © 2013. KNPI Balikpapan | Situs Web Berita Online Terpercaya
Jl. P. Kemerdekaan Blok M1/7 Mks HP. 081376707375 - All Rights Reserved
ReDesign by Jasa Pembuatan Website - Toko Online - SEO